Kemanakah perginya angin itu??
Yaitu angin yg memberikan kesejukan dan kedamaian dlm jiwa
Seakan pergi begitu saja tanpa jejak hingga sulit ku deteksi keberadaannya kini
Kemanakah kau gerangan wahai Sang penyejuk jiwa yg lara??
Kau goreskan benih2 keabadian
Dalam dinding hatiku yg tak mudah untuk di hapus walau dengan penghapus sekalipun
Q memang mahluk bodoh!!
Yg selalu berangan suatu yg tak kan sampai dan membiarkan segalax begitu saja
Meskipun sakit ku tetap b’tahan sambil mengharapkan kedatangan
Saat-saat indah dalam buaian mutiara hati yg suci
Hingga kini ku mash disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar