Ada suatu hukum dalam ilmu ekonomi yang bernama “the law of diminishing return”. Hukum ini menyatakan bahwa suatu kenikmatan akan semakin mengecil artinya apabila seseorang terus-menerus menikmatinya. Contohnya, orang yang sedang sangat haus diberi minum segelas air dingin. Kenikmatannya, menurut istilah Bondan Winarno, ‘top markotop’. Di gelas kedua, kenikmatan masih ada tapi sudah berkurang. Pada gelas ketiga kenikmatannya semakin berkurang. Pada gelas keempat,orang itu akan menolaknya. Jadi kenikmatan bisa berurang bahkan bisa hilang, berganti dengan rasa jenuh dan penolakan. Jadi bagaimana sebaiknya??
· Manusia bukan tidak boleh kaya dan bukan tidak boleh menikmati berkat Tuhan. Yang tidak boleh ialah menjadi sombong dan berharap kekayaannya.
· Damai dan tentram adalah lebih penting daripada segala kemewahan dan kekayaan dunia
· Bersyukur buat apa yang ada,banyak ato sedikit
· Bila anda di berkati dengan kekayaan, tanyakan pada Tuhan kenapa anda dikasih lebih padahal yg lain kekurangan. Belajarlah berbagi dan memberi
· Belajarlah membedakan antara keinginan dan kebutuhan.
Kawand jika kita bisa menerapkan hal-hal tersebut di atas,maka kita akan menjadi orang yang berbahagia. Karena kebahagian sejati tidak diukur dari materi kemewahan duniawi, tapi bahagia ada dalam hati kita masing-masing.
sumber:profesional inspiration